Sunday, October 12, 2014

Bekasi Salah Apa?

           Halooo... selamat siang kawula muda *ngomong gaya Dodit*
           Siang terik begini gue pengen cerita tentang sebuah daerah yang lagi hitz banget di medsos. Tau kan? Yap, Bekasi. Awalnya gue bingung kenapa nama Bekasi sering disebut-sebut di medsos, diledekin. Awalnya gue nggak tau apa-apa, serius ._.v Katanya banyak yang bikin meme tentang Bekasi. Yaudah lah gue cari meme comicnya dan gue temukan ini

Selain nyari meme Bekasi itu, gue juga coba baca sebuah artikel di bekasiurbancity.com yang ngebahas asal mula bekasi jadi bahan bully-an di medsos. Katanya Bekasi itu panas, Bekasi itu jauh. Bener sih, di Bekasi itu emang panas banget kalo siang. Tapi ya namanya siang hari, matahari lagi bersinar dengan teriknya, tempat mana sih yang nggak panas? Jakarta juga panas kok, Depok juga (meskipun nggak sepanas di Bekasi).

Monday, September 1, 2014

Woman And Beauty

"Everything has beauty, but not everyone sees it"
-Conficius-
Setiap wanita itu cantik, tapi semua itu tergantung bagaimana cara ia menampakkannya di depan umum. Sebagai seorang wanita, setidaknya kita harus memiliki alat make up -walaupun hanya bedak atau lipstik/liiptint/lipgloss. Suka atau tidak suka, make up itu memang diperlukan. Tapi kenapa make up itu diperlukan? Dulu ibu saya pernah bilang, kalau cewek itu harus pakai bedak biar keliatan ceweknya. Karena itulah, saat kecil saya dibiasakan memakai bedak. Setelah cukup dewasa, saya mulai mengerti bahwa setidaknya make up itu perlu agar wajah tidak terlihat pucat apalagi saat menghadiri acara formal. Untuk menjalani kegiatan sehari-hari (kuliah, jalan2 santai bareng teman, nonton,dll) cukup pakai make up yang simple saja –dengan bedak/powder atau liptint/lipgloss/lipstik.  Berbeda dengan kegiatan sehari-hari, untuk menghadiri acara formal kita butuh make up yang lebih (eyeshadow, eyebrow,eyeliner,  maskara, dll).
Untuk yang belum bisa ber-make up ria, mungkin pergi ke salon adalah salah satu pilihan praktis saat akan menghadiri acara formal. Tapi kalau pergi ke salon terus-terusan? Bangkrut juga kan. Oleh karena itu, setidaknya seorang wanita perlu memiliki alat make up dasar. Iseng-iseng mencari online shop yang menjual make up dkk, saya menemukan Zalora. Online shop yang satu ini merupakan online shop terbesar di Indonesia. Ternyata disana menjual make up dengan berbagai brand, salah satunya di halaman eyeshadow Zalora saya menemukan eyeshadow dari berbagai brand ternama. Ya, ini merupakan salah satu pilihan berbelanja yang mudah.

"A girl should be two things: classy and fabulous."
― Coco Chanel 

Sebenarnya, cantiknya seorang wanita tidak hanya sekedar cantik fisik, namun juga kecantikan hati. Jadi, jangan hanya memperhatikan kecantikan fisik, tapi perhatikan juga bagaimana seharusnya seorang wanita bertingkah laku. Nggak mau kan jadi wanita yang cantik fisik tapi kelakuan kayak mak lampir? *eh haha ._.v 

Tuesday, August 26, 2014

Jangan Jadi Pengendara "Annoying"

Manusia hidup di dalam masyarakat dengan etika. Makan, minum, berbicara, bertamu, dan kegiatan lainnya diatur oleh etika. Begitu pula dengan berkendara, ada etikanya, entah itu berkendara motor, mobil, truk, bahkan sepeda sekalipun. Dan ketika etika berkendara itu diabaikan, kamu akan dianggap sebagai pengendara yang “annoying”. Annoying yang saya maksudkan disini adalah mengganggu pengendara/pengguna jalan yang lain. Disini saya hanya akan membahas mengenai pengendara motor yang “annoying”. Mau tau ciri-ciri pengendara motor yang “annoying”? Yuk kita bahas.
1.        Terlalu sering membunyikan klakson
Saya akui membunyikan klakson itu bukan hal buruk – yaiyalah, kalo membunyikan klakson itu hal yang buruk, kenapa setiap motor dilengkapi klakson?-
Membunyikan klakson itu penting ketika kamu ingin mengingatkan pengendara lain yang lengah, atau menerobos jalanmu secara tiba-tiba. Terkadang karena bunyi klakson juga, orang lain yang mengendarai kendaraan sambil meleng –nggak fokus/lihat kanan kiri-, mengantuk atau bahkan tertidur, bisa sadar lagi dan kembali pada fokusnya. Tapi, pernahkah kamu ketika mengendarai motor dengan aman dan wajar tiba-tiba diklakson orang lain hanya untuk menyingkir sedikit dari jalan orang itu? Saya sedikit terganggu dengan hal semacam ini. Sebentar sebentar klakson, sebentar sebentar klakson, mbok yo sing sabar, alon-alon asal kelakon mas mbak... Saya rasa jalanan menjadi sangat bising dengan banyaknya pengendara yg seperti ini.
2.        Menerobos lampu lalu lintas
Seringkali saya terjebak di pertigaan/perempatan dalam situasi dimana lampu merah sedang menyala, namun kondisi jalan sepi sehingga banyak pengendara yang menerobos lampu lalu lintas. Ketika saya ingin berhenti untuk mematuhi rambu –juga karena khawatir tertabrak motor/mobil dari arah berlawanan-, saya malah diklakson untuk segera jalan. “Plis deh.. Apa Anda tak pernah diajari untuk berhenti ketika lampu merah menyala dan jalan ketika lampu hijau menyala? Apa Anda buta warna, tidak bisa membedakan warna merah dan hijau?” -__-

Saturday, July 12, 2014

Wednesday, June 25, 2014

Yuk, Banyak-banyak Bersyukur!

          Libur kali ini gue isi dengan menonton beberapa film, mungkin ini terlihat useless dan wasting time. Tapi, beberapa film yang gue tonton selama 2 hari ini mengajarkan dan menyadarkan gue akan banyak hal. Pernah nonton 1 litre of tears? Ya, mungkin ini film lama, buat beberapa orang yang suka film bergenre action or thriller, mungkin ini akan jadi film yang membosankan. Tapi, film ini bener-bener menyentuh lubuk hati sanubari yang terdalam *halah mulai lebay* Film “1 litre of tears” menceritakan kehidupan seorang gadis yang mengalami penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Penyakit itu mengambil semua yang ia miliki, termasuk mimpi-mimpinya. Tapi, gadis itu tak pantang menyerah, ia terus berusaha untuk bisa hidup dengan baik dan berguna bagi orang lain meskipun banyak hal yang tak bisa ia lakukan. Film itulah yang menginspirasi gue untuk membuat tulisan ini.
Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan versi yang berbeda-beda, ada yang cantik, cerdas, berbakat, dll namun adapula yang sebaliknya. Jika dilihat sekilas, Tuhan seperti tidak adil, menciptakan manusia yang terlahir normal dan baik fisiknya, namun Dia juga menciptakan manusia yang memiliki banyak kekurangan dan disabilitas. Tapi di sisi lain, seharusnya manusia mengerti bahwa semua yang dianugerahkan Tuhan padanya adalah hal yang terbaik untuknya. Allah knows best. Manusia seharusnya banyak-banyak bersyukur karena telah dianugerahkan berbagai hal padanya. Dilahirkan ke dunia saja merupakan sebuah anugerah, bisa melihat, bisa mendengar, bisa makan, bisa berjalan, bisa tinggal di rumah, semuanya adalah anugerah. Akankah anugerah itu di sia-sia kan begitu saja? Semuanya tergantung pada manusia itu sendiri.
Saat gue di usia SD, gue mulai menyadari banyak hal di diri gue yang berbeda dari orang lain. Berpikir mengenai semua perbedaan itu, membuat gue kurang percaya diri. I have a lot of weaknesses. Mungkin sebelumnya tak ada yang pernah tahu hal ini, tapi inilah yang gue rasakan. Gue bisa bersosialisasi, mengobrol dengan banyak orang, tapi sedikit demi sedikit gue mulai merasa orang-orang melihat diri gue dengan tatapan yang berbeda. Terkadang gue merasa beberapa ucapan dari mereka -yang mungkin mereka rasa itu hal yang biasa aja, tapi ternyata itu seperti pisau yang melukai hati gue. Sejujurnya secara tidak langsung, gue merasa diejek, dicemooh dan diremehkan. Mungkin gue terlalu sensitif, berulangkali gue memikirkan hal itu, tapi tak ada yang bisa dilakukan. Gue hanya bisa tersenyum atau menghindar untuk tidak mendengar kata-kata itu. Semuanya gue simpan dalam hati, tapi lama-lama hati ini sesak dan akhirnya air mata itu tumpah. Di saat-saat itu, gue hanya bisa mengadu sama Allah. Seperti ada pergolakan batin dalam diri, gue memaki diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, dan yang gue tahu saat itu gue belum bisa menerima keadaan diri gue ini. Tapi semakin bertambah usia, gue merasa apa yang gue miliki di diri gue, ya itulah takdir gue. And physically, I can’t change it. Gue mulai menyadari, hal yang gue punya bukan hanya kekurangan, tapi Allah juga memberi gue kelebihan. Ya, gue masih punya kelebihan! Di luar dari itu semua, gue masih bisa belajar dengan baik, menerima pelajaran hingga mendapat nilai yang baik – yang tidak didapat oleh orang yang mencemooh gue itu. Allah masih memberi banyak anugerah buat gue, gue punya keluarga yang baik, punya rumah sebagai tempat tinggal, bisa sekolah, bisa makan teratur setiap hari, dll yang mungkin tidak semua orang bisa seperti itu. Bodoh banget kalau dulu gue tidak pernah bersyukur atas itu semua tapi malah memikirkan apa yang tidak ada dalam diri gue! Bodoh sebodoh bodohnya!!
Sekarang, ketika gue merasa kurang percaya diri karena kekurangan dalam diri, gue ingat kata-kata ini –yang entah darimana asalnya-
“Kalau kamu merasa kamu punya kekurangan, coba lihat ke bawah, masih ada orang-orang yang tidak seberuntung dirimu. Ketika kamu merasa dirimu tidak cantik atau tampan, coba lihatlah disana masih banyak orang yang tidak bisa melihat parasnya karena ia buta. Ketika kamu merasa hidup dalam kemiskinan, coba lihatlah disana masih banyak orang yang tidak punya tempat tinggal dan bahkan untuk makan sekali saja masih kesulitan. Ketika kamu merasa salah satu bagian tubuhmu tidak proporsional, cobalah lihat disana masih banyak orang disabilitas –tidak bisa berjalan, mendengar, melihat, dll. Ketika kamu merasa dirimu memiliki banyak kekurangan, tidak bisa hidup layaknya orang normal, coba pikirkanlah bahwa adanya dirimu di dunia merupakan sebuah anugerah yang seharusnya tidak di sia-sia kan. Tuhan pasti punya alasan mengapa kau dilahirkan ke dunia ini. Allah knows best. Bagaimanapun keadaan dirimu, banyak-banyaklah bersyukur.”
Seperti dalam Q.S Ibrahim : 7,
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
Jadi, yuk kita perbanyak rasa syukur kita! Jangan mengeluh melulu and think positively ^_^

                                                          Salam penuh rasa syukur :D
Back
to top